Ditulis oleh As-Salafy di/pada Desember 26, 2009
Al Ustadz Muhammad Umar as Sewed
Toleransi Ekstrim
Di era globalisasi ini toleransi cenderung ekstrim. Manusia tidak begitu memperhatikan masalah yang bersifat prinsip (menurut agama). Akhirnya dengan alasan toleransi mereka meruntuhkan al wala’ wal bara’. Padahal masalah cinta dan benci ini merupakan prinsip dasar agama Islam.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam telah menjelaskan prinsip ini dalam ucapan Beliau : “Barangsiapa yang cinta karena Allah, benci karena Allah, memberi karena Allah dan tidak memberi karena Allah, maka ia telah menyempurnakan keimanannya.” (HR. Abu Dawud dan dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Silsilah no. 380)
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Hizbiyyah | Bertanda: Hizbiyyah, toleransi | Leave a Comment »
Ditulis oleh As-Salafy di/pada Desember 6, 2009
Ta’ashub dan taklid merupakan dua penyakit berbahaya yang cukup rumit untuk ditangani. Keduanya merupakan pangkal hizbiyah dan ashabiyah (fanatisme golongan).
Hizbiyah dan ashabiyah akan mudah dilenyapkan apabila ta’ashub dan taklid ini terkikis habis.
Sebenarnya, menurut nalar orang yang sedikit saja memiliki ilmu agama, keduanya mudah difahami sebagai penyakit umat yang amat berbahaya, namun menurut waqi’ (kenyataan), ternyata tanpa disadari banyak orang yang termakan oleh penyakit ini. Tidak hanya orang-orang awam, bahkan orang-orang yang cukup memiliki bekal sebagai juru dakwah pun kadang-kadang ikut terjebak ke dalamnya. Dua buah penyakit umat yang cukup mudah dimengerti tetapi sulit dihindari. Teori dengan prakteknya berbeda, prinsip ilmiah dengan amaliahnya berlainan. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Hizbiyyah, Ilmu Syar'i | Bertanda: Hizbiyyah, ta'ashub, taklid | Leave a Comment »
Ditulis oleh As-Salafy di/pada November 7, 2009
Al-Ustadz Abu Abbas Ihsan
Akhlak adalah cerminan dari hati seorang muslim. Sehingga, perangai yang penuh adab dan sopan santun merupakan gambaran dari apa yang ada di dalam hatinya. Sebaliknya, tutur kata yang tidak beradab, sikap yang jelek, itupun merupakan gambaran isi hati seseorang. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
أَلَا وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، أَلَا وَهِيَ الْقَلْبُ
“Ketahuilah, di dalam jasad ada segumpal daging. Apabila baik, maka baiklah seluruh jasadnya, dan apabila rusak maka rusaklah seluruh jasadnya. Ketahuilah, dia adalah hati.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Abdillah An-Nu’man bin Basyir radhiyallahu ‘anhuma) Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Manhaj Salaf | Bertanda: bidah, Hizbiyyah | Leave a Comment »
Ditulis oleh As-Salafy di/pada Desember 24, 2007

MEMBONGKAR PEMIKIRAN HASAN AL-BANNA (2)
Oleh:
Asy-Syaikh Ayid Asy-Syamiri Hafizahullah
Ikhwanul Muslimin
Kalau kita melihat para penggagas dan orang-orang yang berada di sekitar Ikhwanul Muslimin kita akan temukan bahwa sesungguhnya mereka adalah ahli bid’ah yang telah dibantah.
Pembesar mereka berakidah Asy’ariyah dan Hasan Al-Banna adalah seorang yang berakidah Asy’ari. Dalam kitabnya “Al-’Aqa’id” ia menetapkan 13 sifat bagi Allah yang terbagi menjadi : sifat tujuh yang merupakan sifat ma’ani, sifat lima yang disebut dengan sifat nafsiyah dan sifat wujud. Inilah rumusan aqidah Asma’ wash Shifat Allah dari Asy’ari. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Ikhwanul Muslimin, Menyingkap Syubhat, Peringatan! | Bertanda: bai'at, harokah, hasan al banna, Hizbiyyah, Ikhwanul Muslimin, im, manhaj, salafy | Leave a Comment »
Ditulis oleh As-Salafy di/pada Desember 24, 2007

MEMBONGKAR PEMIKIRAN HASAN AL-BANNA (1)
Oleh:
Asy-Syaikh Ayid Asy-Syamiri Hafizahullah
Pendahuluan:
Sesungguhnya bagi orang yang mau mengenal manhaj salaf (metodologi salaf dalam beragama) dan menyadari adanya silang pendapat di antara jama’ah-jama’ah Islami, tidaklah sulit untuk mengenali al-haq dalam masalah kita ini. Yang demikian itu karena agama Islam itu telah sempurna, sebagaimana yang Allah katakan dalam firman-Nya:
الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإِسْلاَمَ دِينًا
“Pada hari ini telah Aku sempurnakan untukmu agamamu dan Aku sempurnakan atas nikmat-Ku dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu.” (Al-Maidah :3).
Nabi Shalallahu ‘alahi wassalam telah menerangkan dalam sabdanya, “Aku tinggalkan kamu di atas kejelasan yang putih cemerlang, malam seperti siangnya, tidak menyimpang dari kecuali orang yang binasa.”
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَأَنَّ هَـذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ وَلاَ تَتَّبِعُواْ السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَن سَبِيلِهِ ذَلِكُمْ وَصَّاكُم بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Dan inilah jalan-Ku yang lurus maka ikutilah jalan itu dan kamu jangan mengikuti jalan-jalan yang lain sehingga kalian berpecah-belah dari jalan Allah. Itulah yang Allah wasiatkan padamu agar kamu bertaqwa.” (Al-An’am : 153)
Jadi, urusan agama sangat jelas dan mudah bagi orang yang mengingikannya. Seandainya kebenaran itu sulit dicari dan samar, berarti Allah membebani pada hamba-Nya suatu perkara yang ia tidak mampu memikulnya. Namun Allah telah menyebutkan sumber kebenaran itu dan memerintahkan manusia mengambilnya. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Ikhwanul Muslimin, Menyingkap Syubhat, Peringatan! | Bertanda: bai'at, harokah, hasan al banna, Hizbiyyah, Ikhwanul Muslimin, im, manhaj, salafy | Leave a Comment »